Rabu, 23 Mei 2012

Dibakar Api Cemburu, Tetangga Sendiri Di Bacok

Rembang //
Bermula dari rasa cemburu salah satu warga  desa banowan  RT 10/RW I kecamatan Sarang bernama Sholeh 45th , terpaksa harus mendekam di dalam  jeruji besi tahanan Polres Rembang ,akibat melakukan pembacokan  terhadap Sujak 43 th salah satu tetangganya yang tinggal tak jauh dari rumah pelaku akibat perbuatan tersebut  Sujak  tak bisa beraktifitas seperti biasa, karena harus merasakan perihnya 20 jahitan dileher ,kejadian pembacokan yang diketahui buntut dari rasa cemburu ini, dilakukan Sholeh pada sabtu, 19 mei 2012 kemarin saat keduanya tak sengaja ketemu di sawah.

Saat dikonfirmasi Rabu (23/5)kepada wartawan sujak mengatakan , kejadian tersebut bermula  saat itu pihaknya sedang melakukan persiapan untuk bergegas pulang.dari sawah usai mencari rumput  Entah ada pertanda apa, tiba-tiba sepeda ontel milik korban rusak di tengah perjalanan,  dengan di bantu kedua rekan korban, sepeda ontel kesayangannya tersebut diperbaiki.
”Saya tidak tahu  , tiba-tiba Sholeh yang tak sengaja lewat dibelakang saya, langsung menghampiri saya dan membacok leher saya dengan sabit (arit) miliknya,” ungkap sujak sembari menahan rasa sakit di leher,  (23/5).

Masih kata korban karena takut melihat Pelaku kalap dan terus mengejar ,dalam kondisi bersimbah darah , saya  langsung berlari menyusuri jalan menuju ke kampung untuk meminta pertolongan warga lain karena   kedua teman sayapun tak bisa menolong karena sholeh takut melihat pelaku kalap mengayunkan sabit tak tentu arah”untungnya ada orang yang langsung menghentikan tindakan Sholeh, dan saya pun mendapatkan pertolongan pertama,” bebernya.
 
Korban Pembacokan Sujak
Korban menambahkan , kejadian tersebut  sudah ketiga kalinya dilakukan pelaku  Pertama yakni tiga tahun lalu. Akan tetapi niatannya berhasil digagalkan orang kampung karena menenteng sabit ditengah kerumunan warga.,setahun kemudian  Aksi kedua  dilakukan pelaku juga disawah ,dan mengenai punggung saya sempat terkena sabatan dari sabitnya, untung tidak begitu parah,” tegasnya.

 Aksi kedua kalinya dulu pernah saya laporkan ke polisi. Namun, karena pelaku meminta maaf, dan berjanji tidak akan mengulangi lagi. Pihaknya pun mengampuni. ,namun karena ternyata aksi pelaku di ulang kembali untuk  ke tiga kalinya ini tidak bisa ditengarai lagi. “Apalagi yang langsung di tuju  leher  saya , yang bisa membawa maut
”Malam itu pula, pihak keluarga langsung melaporkan Sholeh. Harapannya bisa berubah,” katanya.
Saat disinggung  terkait alasan terjadinya pembacokan hingga tiga kali tersebut, Sujak langsung menegaskan, alasan yang dilakukan Sholeh, seakan-akan menjadi-jadi. Karena pelaku pembacokan beranggapan kalau sang istri melakukan perselingkuhan dengan korban.
”Demi allah mas, sekalipun saya tidak pernah main perempuan, apalagi dengan tetangga sendiri. Istri dan anakpun tahu, kalau saya tak pernah neko-neko,”teg

Kapolres Rembang  AKBP Adhi Fandhi Ariyanto saat dikonfirmasi diruang kerjanya terkait kasus tersebut pihaknya menjelaskan, pelaku saat ini kami tahan dan memepertanggung jawabkan perbuatannya ,pelaku  dijerat pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. Akan tetapi, melihat kejadian yang dilakukan hingga tiga kali maka kemungkinan besar ada pemberatan.
”kalau memang terbukti sampai tiga kali pasti ada pemberatan. Tapi sementara dijerat dengan pasal 351 dengan ancaman lima tahun penjara,”terang Kapolres (hasan)

Dua Pegawai Satpol PP Dipecat

Rembang //
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang saat ini getol melakukan  penertiban Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Rembang  ternyata  bukan hanya isapan jempol, Hal ini terbukti dengan adanya  pemecatan dua orang pegawai di tubuh  Satpol PP  di akhir tahun 2011 lalu, hal tersebut tentunya diharapkan menjadi tolak ukur bagi pegawai lainnya dalam melakukan  penegakan kedisiplinan.

Kepala Satpol PP Kab Rembang Selamet Riyadi,SH saat dikonfirmasi  wartawan selasa (22/5) menjelaskan , dengan adanya bentuk disipliner tersebut diharapkan kedepan nantinya dapat mengacu kinerja para personil Satpol PP. Terlebih lagi sebagai acuan sebelum menegakkan penertiban PNS yang mangkir dalam jam kerja.
”Pemecatan personil  dua orang dalam dalam dinas sendiri ini , tentunya membuktikan bahwa pihak Satpol PP serius dalam melakukan penegakkan PNS yang mangkir.”Bahkan, dari dalam dinas sendiri juga akan menjadi sorotan,” terangnya 

Kepala Satpol PP Kab Rembang Selamet Riyadi,SH
Slamet menambahkan , kedua personil yang mengalami pemecatan tersebut dikarenakan yang bersangkutan melakukan pelanggaran disiplin kerja.”Bolos kerja yang hingga beberapa bulan  sebelumnya ,  telah melakukan beberapa tahapan sangsi teguran yang disesuaikan dengan prosedur.

”Pertama kami melakukan teguran secara lisan, tapi keduanya tak menghiraukan. Setelah itu juga ada teguran tertulis dan sanksi administrasi mulai penundaan gaji hingga sanksi tidak dipekerjakan sementara,” tegasnya.
Karena keduanya tidak menghiraukan, lanjut Selamet, akhirnya pihaknya selaku kepala Satpol PP berkoordinasi dengan pihak Badan Kepegawaian Daerah. Hasilnya, terdapat kesepakatan untuk menyerahkan kepada Bupati untuk menetapkan terus dipekerjakan atau di berhentikan.
”Kemungkinan besar, karena melihat realita yang ada, bupati memutuskan untuk memberhentikan keduanya,” bebernya.
Selamet menyebutkan, kedua personil yang di berhentikan salah satunya merupakan tenaga kontrak dan seorang lagi merupakan PNS dengan golongan 1B. Akan tetapi karena untuk menjaga keutuhan dan solidaritas pihaknya enggan menyebutkan nama.
”Kalau nama sebaiknya itu untuk konsumsi pihak dinas saja. Yang penting dengan berkaca dari itu kami akan sesegera mungkin melakukan penertiban PNS yang mangkir untuk tetap disiplin,” pungkasnya.(hasan)

Hindari Bahaya Kebakaran Hutan KPH Kebonrjo Tingkatkan Patroli

Rembang.//
Demi terciptanya keamanan hutan agar terhindar dari  ancaman bahaya kebakaran akibat  kondisi cuaca yang sangat  panas ,Perum Perhutani KPH Kebonharjo  menggelar pelatihan dan penyegaran terhadap seluruh petugas perhutani dan elemen masyarakat ,pelatihan yang digelar pada hari selasa (22/3)  tersebut  diikuti mulai dari  mandor, petugas Perhutani , masyarakat desa hutan (LMDH) dan  tokoh masyarakat sekitar hutan

"Untuk menjaga dan peningkatkan keamanan hutan  sesuai dengan terget tingkat pencurian dan titik-titik rawan kebakaran pada awal bulan kering. Kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan menghadapi musim kemarau sangat perlu ditingkatkan kondisi Cuaca yang  panas saat ini ,tentunya bisa jadi pemicu  terjadinya kebakaran hutan “terang Wakil Administratur KPH Kebonharjo Asep Ruskandar






Waka ADM menjelaskan  dengan adanya kegiatan pelatihan yang digelar  ,pihaknya berharap  kedepan Sadalkar  disemua bagian kesatuan pemangkuan hutan wilayah KPH Kebon Harjo  dan emelem masyarakat serta tokoh masyarakat sekitar hutan tersebut bisa lebih meningkatkan kewasapadaan guna mengantisipasi terjadinya kebakaran terhadap potensi kebakaran hutan, “ jelasnya

Terpisah Humas KPH Kebonharjo Djono menambahkan, factor penyebab kebakaran hutan sabagian besar   terjadi akibat kelalaian manusia untuk  itu  pelatihan dan penyegaran guna  menghindari bahaya kebakaran hutan  juga dilakukan  sosialisasi kepada masyarakat ” resiko yang dapat memicu terjadinya kebakaran harus disampaikan kepada warga masyarakat sekitar hutan secara jelas dan gamblang”terangnya

Jono menambahkan disamping itu kegiatan Patroli juga akan ditingkatkan terutama waktu siang maupun malam hari, karena pada saat kemarau cuaca sangat panas ini bukan hanya rawan pencurian tapi juga rawan kebakaran. Maka patroli rutin terus ditingkatkan guna mangantisivasi terjadinya kebakaran maupun pencurian di wilayah KPH Kebonharjo”tandasnya (hasan)
Selasa, 22 Mei 2012

Ratusan Massa "Geram “ Gruduk Kantor Bupati Blora

Blora.//
Sejumlah  ratusan massa yang tergabung dalam Serikat Petani Blora Selatan yang tergabung di dalam Geram (Gerakan Rakyat Menggugat)  selasa siang (22/5)menggelar aksi demo ,di depan Kantor Bupati Blora ,sebelum aksi massa tiba ,diperkirakan satu peleton Sabhara dari Polres Blora  terlihat   sudah bersiaga penuh dengan melakukan apel usai apel Petugas kembali  bersiaga ,ratusan massa yang  datang dengan  menggunakan  15 truk  tersebut tentunya membuat aparat harus ekstra siap .

Saat massa sampai di depan kantor Setda Blora, yang berada di jl Pemuda tersebut. sejumlah puluhan gelas air minum mineral yang disediakan sebelumnya di taruh diatasa trotoar  langsung berterbangan ke udara ,masa yang ambil air minum tersebut langsung  dilemparkan ke udara sebagai bentuk protes atas adanya rencana penyedotan air di sumber-sumber mata air yang ada di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora.
Bupati Blora Joko Nugroho Temui Massa Pendemo
Keberadaan pengeboran Dikuatirkan,  akan mengancam dan membawa dampak ke lahan pertanian di daerah selatan Kabupaten Blora.,penyedotan ini direncanakan dengan cara pengeboran untuk mendapatkan air bersih sebagai water injection dalam proyek gas Blok Randublatung Timur di Desa Sumber yang dioperatori Pertamina EP join dengan Proyek Penngembangan Gas Jawa (PPGJ).


"Kami tidak butuh gas. kami butuh makan. Jangan rusak lahan-lahan pertanian kami," demikian orasi yang dilakukan  koordinator aksi ,saat ratusan massa  melemparkan gelas-gelas Aqua tersebut.

Massa pun meminta Bupati Blora Djoko Nugroho untuk keluar menemui mereka. Beberapa saat kemudian, Kokok--sapaan Akrab Bupati Blora--keluar dari kantornya menemuia mereka. Dengan melambaikan tangan dan menebar senyum Kokok menuju mimbar bebas,sembari berdesakan dengan orator-orator aksi.
Dalam penyampaiannya  di hadapan ratusan pendemo  tersebut, Bupati Blora menyatakan belum memberikan ijin sama sekali untuk pengeboran.disampin itu Bupati juga siap bertanggung jawab bila pemasangan rig di lokasi dilanjutkan dengan pengeboran.
"Saya jamin tidak akan dibor, meskipun rig telah ada di situ,"Tegas Bupati.
Di atas mimbar, Bupati juga menyampaikan rencana akan mengecek lokasi yang telah dipasangi rig tersebut.

Dalam akhir orasinya, massa meminta Bupati untuk menandatangani surat pernyataan tidak kesetujuannya atas pengeboran air tersebut.
"Saya tidak akan pernah memberikan ijin sebelum ada solusi untuk kedua belah pihak,"terangnya
Tak hanya itu  aksi massa juga  protes penggunaan tanah di area Waduk Bentolo yang rencananya  akan didirikan pabrik gula.,aksi demo yang dimulai semenjak pagi sekira pukul 10.00 W.I.B tersebut berakhir hingga siang (hasan)
Senin, 21 Mei 2012

Edan Edanan ..Berebut Jabatan ,Kasi PMPTK Dijadikan Kambing Hitam.

Grobogan// 
Terkait dengan kepentingan jabatan yang akan diperebutkan sebagai Kasi PMPTK Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan dalam SOTK mendatang akhir bulan ini tenyata harus mengorbankan Kasi PMPTK (Suradi) sebagai tumbal dari berbagai kepentingan,saat ditemui  diruang kerjanya Suradi mengatakan “semuanya itu tidak benar terkait sertifikasi guru di lingkungan Dinas Pendidikan ada pungutan ,penarikan sebesar Rp 200.000 hingga Rp 250.000,-serta adanya pemotongan tunjangan profesi guru SMP /SMA swasta untuk mengurus SK inpassing hanya sekedar fitnah yang tak mendasar”tegas Suradi.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Drs Karsono membantah adanya penarikan Sertifikasi dan pemotongan pengurusan SK Inpassing”saya tegaskan bahwa sampai saat ini semua tidak benar saya sudah menghubungi pihak pihak terkait diseluruh kecamatan sesuai dengan tugas kami sebagai ketua PGRI Kabupaten Grobogan bahwa tidak ada istilah pemotongan ,penarikan ,pungutan yang dilakukan oleh Suradi sebab dalam pembayaran tunjangan profesi guru swasta langsung dari Dinas Pendidikan Propinsi Jawa-Tengah jadi Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan tidak ada kaitanya dengan hal tersebut”Tegas Karsono dengan nada Geram.
Kepala Dinas Pendidikan Kab Grobogan Drs Karsono
Fakta yang terjadi bahwa Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan telah bekerja dengan maksimal untuk berusaha menambah sertifikasi Guru sehingga dari Kuota yang awalnya hanya sekitar 1.405 sampai saat ini menjadi sebanyak 2.205. Dari jumlah tersebut yang ikut Uji Kompetisi awalnya sebanyak 2.150 sehingga yang lulus hanya sekitar 2.053.Patut diacungi jempol lulusan tersebut menambah rekor pendidikan Kabupaten Grobogan dan membawa nama baik jawa tengah.Lulusan tersebut adalah tertinggi di Jawa Tengah dibanding dengan Kabupaten Lainya.Kerja keras dan semangat Panitia Sertifikasi Guru di Kabupaten Grobogan merupakan puncak Prestasi dunia pendidikan serta baru kali ini di Kabupaten Grobogan.

Suatu kebanggaan yang diperoleh dunia pendidikan Kabupaten Grobogan sebagai upaya dan usaha keras yang nyata dan ini harus mendapat point tersendiri.Namun dibalik keberhasilan ini terdapat celaan berkepanjangan yang ujungnya akan menggeser posisi Suradi yang menjabat sebagai Kasi PMPTK dari data yang berhasil kami himpun ternyata Hr (saat ini bekerja di Dinas Instansi Pemda Grobogan) yang berambisi mengganti posisi sebagai Kasi PMPTK sudah main Lobi.Ketika Suradi berhasil digeser maka HR  yang sudah main Lobi akan melenggang merayakan kemenanganya.

Penarikan atau Pungutan calon peserta sertifikasi di lingkungan dinas pendidikan adalah tidak benar berdasarkan klarifikasi dilapangan adalah adanya pembimbingan materi Uji Kompetisi Awal yang menghadirkan narasumber yang ahli dan menguasai tentang uji kompetisi guru diantaranya Dosen bahkan kegiatan tersebut dilaksanakan diluar kedinasan dan bukan atas perintah dinas pendidikan sehingga dapat dipastikan tidak ada sangkut pautnya dengan Kasi PMPTK.
Hal yang lain adanya pemotongan tunjangan profesi guru SMP/SMA swasta yang besarnya 2 bulan dikalikan jumlah penerima serifikas @ Rp 1,5 Juta serta pemungutan biaya untuk mengurus SK Inpassing tidak benar karena pembayaran tunjangan profesi guru swasta adalah langsung dari Dinas Provinsi Jawa Tengah dan masuk ke rekening masing masing guru.Bahkan pengurusan SK Inpassing guru swasta di Kabupaten Grobogan dilaksanakan oleh FGS (Forum Guru Swasta) yang tidak melibatkan Suradi.
Saat ditemu FGS (Forum Guru Swasta )melalui Bendahara Ruminah mengatakan .”FGS bekerja sendiri mengurus SK inpassing tanpa melibatkan Suradi ,dan dalam mengurus SK tersebut kami harus selalu kejakarta itupun melalui proses dan tahapan,syukur alhamdulilah hingga saat ini guru swasta sudah mendapat tunjangan profesi,bagi saya justru ini menguntungkan bagi Guru Swasta semoga kedepan Guru Swasta bisa kami ajukan untuk mendapat SK Inpassing,mengenai keterlibatan Kasi PMPTK tidak ada hubungannya dengan SK Inpassing karena yang mengurus adalah Forum Guru Swasta.”Tegas Ruminah

Menanggapi hal ini Kasi PMPTK Suradi masih biasa biasa saja dengan kondisi yang ada dan lapang dada ,sambil mengatakan”Grobogan biasa mas seperti ini demi kepentingan lain menghalalkan segala cara kita serahkan semua sama yang diatas saya selalu siap dan sendiko dawuh mengahadapi situasi ini.(B05)

Pekerjaan Betonisasi Dikebut , Danang Triwibowo:Pertengahan Bulan Juni Dibuka

Rembang.//
Pekerjaan Betonisasi sepanjang 120 meter yang  ada du jalur pantura tepatnya di perempatan lampu merah Lasem semenjak hari sabtu (19/5)telah selesai dikerjakan dan tinggal menunggu waktu . penggunaannya saja mengingat kondisi betonisasi belum kering

Pejabat Pembuat Komitmen, Rembang, Bulu, Batas Jawa Timur, Bina Marga Provinsi Jawa Tengah Danang Tri Wibowo saat dihubungi wartawan terkait hal tersebut mengatakan , warga masyarakat terutama pengguna jalan di wilayah pantura lasem diharapkan bisa bersabar mengingat pekerjaan beton yang telah selesai kondisinya belum kering.secara maksimal ,terlebih  jalan tersebut  dilewati oleh truk yang memiliki beban muatan tinggi,kami perkirakan selama dua puluh hari terhitung mulai semenjak hari Sabtu (19/5) hingga pertengahan bulan Juni mendatang jalan udah siap dilewati ”terangnya
Kondsi Jalan Beton di Tutupi Karung Dalam Proses Pengeringan
Danang menjelaskan  pekerjaan  betonisasi yang dilakukan hanya 120 meter. Sedangkan di beberapa titik yang lain di perkirakan akan dilakukan pengeprasan dan langsung  di perbaiki  dengan pengaspalan yang sudah ada. Sehingga di harapkan kerawanan kecelakaan terutama pengendara sepeda motor  bisa terhindarkan.
”Untuk saat ini penganggaran memang hanya cukup untuk melaksanakan pekerjaan betonisasi sepanjang 120 meter, untuk itu  masyarakat bisa memaklumi ,”pekerjaan  betonisasi kali ini memang ditujukan di kondisi jalan yang paling terparah di bagian perempatan Lasem. Untuk yang lainnya  masih dianggap layak dan  belum mendapatkan alokasi anggaran untuk melakukan pembetonan.”Mudah-mudahan alokasi anggaran aka nada penambahan utnuk melanjutkan   pembetonan sesuai dengan harapan masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Imron 35th, warga lasem   mengungkapkan, pekerjaan  jalan beton yang telah selesai  di dua lajur baik dari barat  maupun dari arah timur  saat ini memang masih perlu diperpanjang. Hal ini dikarenakan beberapa ruas jalan saat ini disinyalir masih akan kembali bergelombang  dan rawan  kecelakaan.”Kalau memang tidak percaya silahkan di lihat mas, sebelah barat dan timur beton masih ada sejumlah kondisi jalan yang masih bergelombang “ungkapnya

Imron menambahkan Meskipun kondisi jalan  masih belum parah, , kalau bisa kami berharap ada upaya perbaikan seperti pengeprasan  sebelum kerusakan bertambah parah dan itu tentunya , dirasa akan lebih baik. Serta  dapat meminimalisir  kerawanan kecelakaan.”pungkasnya(hasan)

Lahan Distanhut Dioptimalkan Diharapkan Jadi Percontohan Peternak Sapi

Sulang //
Peternak Sapi yang ada di Kabupaten Rembang diharapkan  kedepan dapat   memperoleh hasil yang lebih baik.dengan adanya  lahan seluas 2,3 hektare,  mulai disewakan pihak ke tiga untuk mengembangkan potensi perkembang biakan sapi yang diprediksi kedepan  akan lebih meningkat.

Terkait dengan disewakannya lahan tersebut  Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian Dan Kehutanan (Distanhut), Kabupaten Rembang Derev Neti Nursiswanti saat dihubungi wartawan senen (21/5)tmengatakan  bangunan dengan enam unit kandang  milik dinas peternakan yang ada di Sulang   diperkirakan mampu menampung sebanyak 162 ekor sapi.dengan kapasitas masing-masing 42 ekor.di tiga unit kandang
”Tiga unit lainya diperkirakan mampu menampung antara 12 hingga 14 ekor,”terangnya

Derev menjelaskan , saat ini lahan tersebut telah dipinjamkan kepada pihak ketiga utuk dimaksimalkan dalam melakukan peternakan sapi.,dan  perkembang biakan  kedepan hal itu tentunya sebagai tempat pembelajaran dan percontohan untuk  Kabupaten Rembang.”Keputusan ini juga didasarkan atas perizinan oleh Bupati Rembang,    H. Moch Salim,” terangnya
.
Masih kata Derev Ketika, percontohan ini telah  berhasil, kedepan , diharapkan masyarakat dapat memahami ternak sapi dengan benar melalui proses pengembangan yang telah dikaji. Sehingga pembibitan sapi dapat menjadi bibit unggul, pengadaan sapi untuk wilayah jawa dan sekitarnya.

Saat disinggung tentang  keberadaan lahan kedepan,bisa  disewakan atau tidak, pihaknya  menegaskan,  memperbolehkan penyewaan. dengan syarat  lahan dimaksimalkan sebagaimana mestinya.
”Kedepan kami memang berencana untuk menyewakan, akan tetapi untuk saat ini masih untuk percontohan,saja ”paparnya .

Sementara itu Terpisah, Supar salah satu perawat sapi mengatakan, saat ini sapi yang berada di lahan Distanhut tersebut mencapai 150 ekor. Dengan total pakan setiap harinya mencapai 400-hingga 450 ikat dami ,selain pakan, saat ini yang paling bermanfaat  biasanya adalah kotoran sapinya yang di jual ke luar daerah bahkan keluar pula sebagai pupuk  kelapa sawit  Namun, karena penggunaaan lahan baru berkisar dua bulan maka masih butuh waktu untuk melakukan penjualan.(hasan)
 
© Copyright 2010-2011 AliansiJournalisRembang All Rights Reserved.
Template Design by kang toebz | Published by Templates | Powered by Blogger.com.